Agenda
17 July 2019
M
S
S
R
K
J
S
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Statistik Pengunjung

Total Hits : 795647
Pengunjung : 176162
Hari ini : 30
Hits hari ini : 106
Member Online : 104
IP : 18.206.241.26
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

yudid_happy@yahoo.co.id    

KEPEMIMPINAN ABAD 21

Tanggal : 26/07/2010, dibaca 656 kali.

KEPEMIMPINAN UNTUK ABAD KE -21


Saya bangga menjadi bangsa Indonesia, yang hingga kini sudah mengalami enam pemimpin dengan karakter dan gaya memimpin yang masing-masing mempunyai ciri khas tersendiri. Namun tetap saja Indonesia masih mengalami krisis multidimensi dalam berbagai bidang, mulai dari ekonomi, politik, budaya, sains, kesehatan, dan kemanusiaan. Seakan tidak ada jalan keluar dari semua krisis tersebut.
Setelah saya membaca buku Seni Memimpin ala SBY “HARUS BISA” saya nyatakan hebat dan bangga. Memang pemimpin harus selalu berada di depan waktu dalam krisis, dalam masa krisis dimana situasi bergulir dengan cepat, satu elemen yang sangat penting adalah respon yang real time artinya tepat waktu dan tidak teringgal oleh roda-roda perkembangan kejadian. Seorang pemimpin bisa membuat respon yang tepat, namun respon tersebut bisa tidak efektif jikalau tidak dilakukan secara real time .
Pemimpin harus mempunyai intelektual yang relatif, namun lebih penting lagi Ia harus mempunyai naluri. Yaitu semacam indera keenam untuk membaca situasi yang tidak terbaca orang awam. Dalam menangani krisis, satu kualitas yang sangat penting dalam sosok seorang pemimpin adalah kemampuan untuk berpikir di luar kelaziman (think outside the box ). Seorang pemimpin dapat diukur dari kemampuannya membuat keputusan yang berani. Keberanian seorang pemimpin dapat diukur dari resiko yang diambilnya. Menurut SBY ” penyakit bangsa kita yang paling parah adalah mentalitas kalau bisa dipersulit, kenapa dipermudah” . Jadi seorang pemimpin harus dapat juga mendobrak birokrasi.
Pemimpin harus bisa melakukan transformasi diri dan harus selalu bisa berimprovisasi, memimpin sama dengan menghormati para pendahulu. Mengubah nasib abdi negara di bawah, pemimpin harus rasional, taat sistem dan peraturan, pemimpin harus mencari solusi masalah, memimpin rakyat dan manghadapi tantangan, menjaga keperayaan rakyat, jangan mengumbar janji, pemimpin harus konsisten menjaga warna politiknya, mempunyai akhlak dan moralitas yang tinggi.
Setiap pemimpin di manapun pasti akan menghadapi fitnah dalam berbagai bentuk, cara, dan tingkatan, setiap pemimpin harus menentukan mana kebohongan yang dapat didiamkan saja, dan mana firnah yang harus dilawan. Memimpin tim dan membuat keputusan. Pemimpin harus obyektif, pemimpin yang nasonalis dan internasionalis.
” Keramahtamahan dalam perkataan menciptakan keyakinan, keramahtamahan dalam pemikiran menciptakan kedamaian, keramahtamahan dalam memberi menciptakan kasih”, Pemimpin yang menyentuh hati dan menyembuhkan luka. Pemimpin percaya diri dalam mengambil sikap, peka terhadap situasi, menanamkan dan memanfatkan political capital dalam diplomasi, menggagas ide, melahirkan inovasi. Memimpin dengan mengormati waktu. Jangan mendewakan kekuasaan, bermental tangguh .
Menurut pandangan saya sebagai rakyat Indonesia , masih mengharapkan idealnya kepemimpinan dalam abad 21 ini adalah seperti apa yang telah dilakukan oleh SBY. Apalagi masih banyak program-program yang belum terlaksana diantaranya mengatasi krisis-krisis yang ada saat ini seperti yang disebutkan diatas. Demikian Kepemimpinan untuk abad ke-21 di Indonesia ini, rakyat banyak mengharap kepemimpinan yang idealnya sesuai seperti yang di harapkan agar terwujudnya tujuan Nasional Indonesia secara menyeluruh. Terimakasih.



Pengirim : Dra. Helena Asri S. MH
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas